|
Makan di alam terbuka kini menjadi salah satu gaya hidup metropolitan. Makan malam romantis ditemani cahaya lilin di meja makan maupun cahaya bulan di langit bersama pasangan menjadi salah satu pilihan.
Suasana alfresco dining, istilah populer untuk makan di alam terbuka, dapat ditemukan di Benton Junction di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang. Dikelilingi apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel berbintang, Benton Junction menjadi salah satu tempat makan populer, terutama bagi mereka yang menyukai makan di alam terbuka.
Di Jakarta, saat ini agak sulit menciptakan tempat seperti Benton
Junction karena persoalan keamanan dan polusi udara. Namun, ada Cafe
Pisa di Menteng, yang sebagian meja dan kursi ada di luar, di alam
terbuka dan pepohonan rindang.
Memang, jumlah resto dalam suasana alfresco dining di Jakarta bisa
dihitung dengan jari. Ada restoran di sejumlah gedung tinggi, seperti
Cilantro di Wisma BNI 46 Jakarta, di mana pengunjung dapat menikmati
panorama Jakarta dari ketinggian. Namun, toh itu tetap bukan di alam
terbuka.
Angin sepoi-sepoi
"Suasana romantis, makan ditemani lilin, musik dan angin sepoi-sepoi,
memberi suasana yang berbeda," kata konseptor Benton Junction, Gordon
Benton, dalam percakapan dengan Kompas, belum lama ini.
Kalau dulu makan di restoran dengan mesin pendingin menjadi pilihan,
sekarang ada tren orang suka makan di alam terbuka. Benton Junction
sendiri punya pangsa pasar mahasiswa Universitas Pelita Harapan yang
jumlahnya hampir 10.000 orang, selain puluhan ribu warga Lippo Karawaci
dan sekitarnya.
Coffee Bean termasuk brand name yang ada di kawasan Benton Junction.
Tempat makan komunitas Korea, India, Jepang, China/oriental hingga
aneka masakan Jawa dapat ditemukan di sini. Buka sejak pagi hingga
tengah malam, resto di Benton Junction dikunjungi mahasiswa dan warga
sekitar.
Pohon-pohon rindang, lampu yang benderang, membuat Benton Junction
makin asyik dikunjungi. Mahasiswa yang tinggal di apartemen tinggal
datang, menyeberang dengan pakaian santai. Mereka menyeruput kopi
Coffee Bean dan menikmati hidangan ringan sambil bercakap-cakap.
Mungkin suasana seperti ini sudah ada sejak dulu, di kampung-kampung,
orang ngopi sambil mengobrol santai. Namun, di Benton Junction ada
suasana lebih berkelas, serasa berada di resto-resto tepi jalan di
Paris, Perancis.
Di Bellanova Country Mall, Sentul, Bogor, konsep makan di alam terbuka
dikembangkan mengingat suasana alam yang memungkinkan. "Tak ada ruangan
AC yang tertutup karena di sini suasana sudah sejuk," kata General
Manager Marketing Felix Hasamin.
Mal milik Grup Lippo yang menggaet pangsa pasar warga Cibinong hingga
Ciawi, Bogor, ini berlokasi di tepi Jalan Tol Jagorawi Km 36, keluar
tol Sentul Selatan. "Tahun ini suasana alfresco dining di Bellanova
dapat dinikmati setelah musim hujan berakhir," kata Jeanny Wulur, Humas
Grup Lippo.
Suasana makan, minum, atau kongko di alam terbuka juga dapat ditemukan
di halaman Cafe Olala dan Barra di Cafe di Margo City Depok. "Kalau
tidak hujan, banyak orang yang menikmati suasana alfresco dining," kata
Rina Nurlina, Humas Margo City Depok.
Eropa, Singapura
Suasana semacam ini sebenarnya terlihat di hampir semua kota di Eropa.
Cal Pinxo di Barcelona, Spanyol, misalnya, resto seafood dengan
panorama marina tepi laut. Selene di Santorini, Yunani, tempat makan
dengan suasana pegunungan. Atau bayangkan Anda makan makanan laut di La
Terrazza di Danieli Hotel di Venezia, Italia, dekat Lapangan San Marco
sambil menyeruput jus segar.
Singapura sejak lama memperkenalkan suasana makan di alam terbuka. Town
Restaurant di Fullerton Square, kita dapat menikmati barbeque dengan
panorama Sungai Singapura. Al Dente di Raffles Avenue menghidangkan
makanan Italia dengan latar belakang Marina Bay dan gedung-gedung
jangkung Singapura dari kejauhan.
Menikmati makan dalam suasana romantis dengan pasangan di alam terbuka di bawah terang bulan. Duh, asyiknya…
Comments () |
 |
|
|
|
|